


Tuban, 23 Juni 2026 – MA Sains Bina Insan Kamil Tuban kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi di lingkungan madrasah. Pada kegiatan Sarasehan Pendidikan dan Anugerah Madrasah Inovasi (AMI) 2026 yang diselenggarakan di Graha Sandiya Kabupaten Tuban, Selasa (23/6/2026), MA Sains Bina Insan Kamil Tuban menampilkan lebih dari tiga puluh buku hasil karya literasi guru dan santri dalam sebuah pameran yang menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan tersebut.
Puluhan buku yang dipamerkan merupakan hasil karya orisinal para guru dan santri yang lahir dari budaya akademik dan gerakan literasi yang terus dikembangkan di madrasah. Karya-karya tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan, keislaman, sains, teknologi, motivasi, pengembangan karakter, psikologi pendidikan, penelitian, hingga karya sastra berupa antologi puisi, cerpen, dan refleksi kehidupan.
Pameran literasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa budaya membaca di MA Sains Bina Insan Kamil Tuban tidak berhenti pada aktivitas memahami buku, tetapi berkembang menjadi budaya menulis, meneliti, berpikir kritis, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Melalui berbagai program literasi yang terintegrasi dengan pembelajaran, madrasah terus mendorong guru dan santri untuk menjadi penulis produktif yang mampu menyebarkan gagasan dan inspirasi melalui buku.
Stan pameran MA Sains Bina Insan Kamil Tuban mendapat perhatian besar dari para tamu undangan, kepala madrasah, guru, serta peserta Sarasehan Pendidikan dan Anugerah Madrasah Inovasi (AMI) 2026. Beragam judul buku yang dipajang menunjukkan semangat berkarya yang terus tumbuh di lingkungan madrasah sekaligus menjadi inspirasi bagi madrasah lain dalam mengembangkan ekosistem literasi.
Ditinjau Langsung oleh Pejabat Kementerian Agama
Keberadaan stan literasi MA Sains Bina Insan Kamil Tuban mendapat kehormatan dengan kunjungan langsung dari Prof. Dr. H. Nur Syam, M.Si, Staf Ahli Menteri Agama Republik Indonesia, yang memberikan apresiasi terhadap semangat literasi yang dibangun oleh madrasah.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut adalah Dr. H. Syaikhul Hadi, S.Ag., M.Fil.I., Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, serta Hj. Umi Kulsum, M.Pd.I., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban.
Dalam kesempatan tersebut, para pejabat meninjau secara langsung koleksi buku karya guru dan santri, berdialog dengan tim literasi madrasah, serta mengapresiasi produktivitas warga madrasah dalam menghasilkan karya tulis yang berkualitas. Mereka juga memberikan motivasi agar budaya literasi terus dikembangkan sebagai bagian dari transformasi pendidikan madrasah yang unggul, adaptif, dan inovatif.
Kunjungan tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi keluarga besar MA Sains Bina Insan Kamil Tuban untuk terus menghadirkan inovasi dalam bidang literasi serta memperkuat tradisi akademik yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter.
Kepala Madrasah: Literasi Adalah Peradaban
Kepala MA Sains Bina Insan Kamil Tuban, Ustadz Teguh Pambudi Agung, M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan menampilkan karya-karya terbaik guru dan santri dalam forum pendidikan tingkat kabupaten tersebut.
Menurut beliau, pameran literasi bukan sekadar menampilkan buku, melainkan menunjukkan perjalanan panjang budaya belajar dan budaya berkarya yang dibangun secara konsisten di lingkungan madrasah. “Alhamdulillahirabbil ‘alamin, kami bersyukur diberikan kesempatan untuk memperkenalkan lebih dari tiga puluh buku karya guru dan santri MA Sains Bina Insan Kamil Tuban kepada masyarakat pendidikan. Ini bukan sekadar pameran buku, tetapi merupakan bukti bahwa madrasah mampu melahirkan budaya intelektual yang produktif.” Beliau menegaskan bahwa budaya literasi menjadi salah satu program unggulan madrasah karena diyakini mampu membentuk karakter pembelajar yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, sekaligus berlandaskan nilai-nilai keislaman. (Ell)


Tinggalkan Balasan