Santri MA Sains Bina Insan Kamil Tuban Ikuti Workshop Penyusunan Rencana Bisnis UKM/Wirausaha Tingkat Provinsi Jawa Timur

Tuban, 22 Juli 2026 – Komitmen MA Sains Bina Insan Kamil Tuban dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan santri kembali diwujudkan melalui keikutsertaan dua santri terbaik, Tika Savira Oktaviana dan Afif Rafan Arsyada, pada Workshop Penyusunan Rencana Bisnis bagi UKM/Wirausaha yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan DPRD Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Tuban.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Hotel Mustika, Jalan Teuku Umar No. 3 Tuban, pada Rabu (22/7/2026) tersebut diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai pelaku UMKM dan calon wirausaha di Kabupaten Tuban. Workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam menyusun rencana bisnis yang terarah, inovatif, dan berkelanjutan sebagai bekal menghadapi persaingan dunia usaha.

Selama kegiatan, para peserta memperoleh materi mengenai kebijakan pemberdayaan koperasi dan UMKM di Jawa Timur, penguatan akses pembiayaan, digitalisasi pembayaran, hingga teknik menyusun business plan yang efektif. Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung dengan narasumber dari pemerintah, akademisi, serta praktisi yang berpengalaman di bidang pengembangan usaha.

Keikutsertaan Tika Savira Oktaviana dan Afif Rafan Arsyada menjadi bagian dari upaya MA Sains Bina Insan Kamil Tuban dalam memberikan pengalaman belajar di luar kelas yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Melalui kegiatan ini, keduanya diharapkan mampu memahami proses perencanaan bisnis secara komprehensif, mulai dari identifikasi peluang usaha, penyusunan strategi pemasaran, hingga pengelolaan keuangan usaha.

Kepala MA Sains Bina Insan Kamil Tuban, Dr. (C) Teguh Pambudi Agung, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diperoleh kedua santri tersebut.

“Kami berharap keikutsertaan Tika Savira Oktaviana dan Afif Rafan Arsyada dalam workshop ini dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak dini. Santri tidak hanya dibekali ilmu keagamaan dan akademik, tetapi juga keterampilan dalam membaca peluang usaha, menyusun perencanaan bisnis, serta menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini sejalan dengan komitmen madrasah dalam mencetak lulusan yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.”

Melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan eksternal seperti workshop kewirausahaan ini, MA Sains Bina Insan Kamil Tuban terus memperkuat implementasi pendidikan berbasis kompetensi yang mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan, karakter, kepemimpinan, dan jiwa entrepreneur. Diharapkan pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi para santri untuk menjadi generasi muda yang kreatif, inovatif, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi masyarakat di masa depan. (t)