TUBAN — Suara, keberanian, dan kemampuan menyampaikan informasi mengantarkan Hawa Salsabila Zalfa Az-Zahra, santri kelas XII Al Hazen MA Sains Bina Insan Kamil Tuban, meraih prestasi membanggakan dalam News Anchor Competition yang diselenggarakan di Citimall Tuban.
Bukan sekadar berhasil menembus babak akhir, Zalfa berhasil menempatkan namanya sebagai Juara 1 setelah bersaing bersama 25 finalis dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Citimall Tuban dan RRI Pro 1 Tuban dengan dukungan Suarasa EO. Pencapaian tersebut semakin lengkap setelah Zalfa juga meraih penghargaan Best Supporter.
Dua penghargaan dalam satu ajang itu menjadi catatan istimewa bagi MA Sains Bina Insan Kamil Tuban. Di tengah persaingan para finalis, Zalfa mampu menunjukkan kemampuannya sebagai seorang news anchor melalui pembawaan yang percaya diri, kemampuan komunikasi, serta penguasaan panggung.
Bagi Zalfa, ajang tersebut bukan hanya tentang berdiri di depan dan menyampaikan berita. Kompetisi menjadi ruang untuk menguji keberanian, ketenangan, dan kemampuan mengolah informasi agar dapat disampaikan kepada audiens dengan baik.


Kepala MA Sains Bina Insan Kamil Tuban, Ustadz Teguh Pambudi Agung, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas pencapaian yang diraih ananda Zalfa.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa ketika ananda diberi ruang untuk berkembang, berlatih, dan berani mengambil kesempatan, potensi yang dimiliki dapat tumbuh menjadi sebuah prestasi. Kami sangat mengapresiasi perjuangan Zalfa dan berharap capaian ini menjadi pengalaman yang terus membentuk kepercayaan dirinya,” tuturnya.
Selain menjadi Juara 1, penghargaan Best Supporter juga memberikan warna tersendiri dalam perjalanan Zalfa di kompetisi tersebut. Dukungan yang hadir selama perlombaan menjadi bagian dari energi yang mengiringi langkahnya hingga mampu membawa pulang dua penghargaan sekaligus.
Capaian Zalfa menjadi salah satu bukti bahwa ruang belajar tidak selalu berada di dalam kelas. Panggung perlombaan, proses latihan, keberanian tampil, hingga menghadapi kompetitor juga menjadi bagian dari perjalanan pembentukan kemampuan dan karakter para santri.
Dari 25 nama yang bersaing di babak final, nama Hawa Salsabila Zalfa Az-Zahra akhirnya ditorehkan sebagai Juara 1. Sebuah pencapaian yang tidak hanya membawa pulang piala, tetapi juga menambah deretan cerita tentang keberanian santri MA Sains Bina Insan Kamil Tuban untuk tampil, berproses, dan berprestasi. (f)


Tinggalkan Balasan