TUBAN — Pergantian kepemimpinan di MA Sains Bina Insan Kamil Tuban menandai dimulainya babak baru dalam perjalanan organisasi santri. Pengurus OSIS periode 2026/2027 resmi dilantik dalam upacara bendera, Senin (12/10/2026), dengan prosesi simbolis yang menandai peralihan tanggung jawab dari ketua sebelumnya kepada ketua terpilih.
Di hadapan peserta upacara, Kepala MA Sains Bina Insan Kamil, Ustadz Teguh Pambudi Agung, M.Pd., memimpin momen simbolis pergantian kepemimpinan tersebut. Prosesi ini menjadi penanda bahwa kepengurusan baru tidak hanya menerima jabatan, tetapi juga amanah untuk melanjutkan peran OSIS dalam kehidupan madrasah.
Dalam kepemimpinan, pergantian pengurus merupakan hal yang wajar. Namun, setiap pergantian membawa tantangan tersendiri: mempertahankan hal-hal baik yang telah berjalan sekaligus menghadirkan gagasan baru yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.


Ustadz Teguh berpesan agar para pengurus terpilih menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Organisasi, menurutnya, menjadi ruang bagi para santri untuk belajar mengambil keputusan, bekerja sama, dan mengembangkan kemampuan diri melalui pengalaman nyata.
“Jadikan amanah ini sebagai kesempatan untuk belajar dan memberikan kontribusi terbaik. Kepengurusan yang baik tidak hanya dilihat dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari tanggung jawab, kerja sama, dan manfaat yang dirasakan oleh lingkungan madrasah,” pesannya.
Kepengurusan inti OSIS periode 2026/2027 dipimpin oleh Miftah Yafi Prasetyawan sebagai ketua dan Thifal Nafisa Rafif sebagai wakil ketua. Posisi sekretaris diamanahkan kepada Shofia Aghna Faizatul A., dengan Muhammad Muhimmul Wafa sebagai wakil sekretaris. Sementara itu, Muhammad Ilham Athoillah I. dipercaya sebagai bendahara.
Dengan susunan kepengurusan tersebut, para pengurus diharapkan mampu membangun koordinasi yang baik dan menghadirkan kegiatan yang tidak sekadar mengisi agenda madrasah, tetapi juga memberi ruang bagi kreativitas, kedisiplinan, serta keterlibatan santri.
Pelantikan ini sekaligus menandai berakhirnya masa tugas pengurus OSIS periode 2025/2026. Pengalaman kepengurusan sebelumnya menjadi bagian dari proses yang dapat dipelajari dan dikembangkan, sehingga organisasi tidak berhenti pada pergantian personel, melainkan terus bertumbuh melalui kontribusi setiap generasi.
Kini, tanggung jawab itu berada di tangan pengurus baru. Langkah mereka selanjutnya akan menjadi bagian dari cerita OSIS MA Sains Bina Insan Kamil pada periode 2026/2027. (f)


Tinggalkan Balasan