Santri MA Sains Bina Insan Kamil Tuban Ikuti Pelatihan Konten Media Sosial Berbasis Artificial Intelligence di Tuban

Tuban – Santri MA Sains Bina Insan Kamil Tuban, Sri Teddy Wiryawan, mengikuti Pelatihan Konten Media Sosial yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban pada Kamis, 23 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat Dandang Wacono, Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB ini mengangkat tema “Memaksimalkan AI untuk Konten yang Menarik dan Berdampak.”

Pelatihan tersebut diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi peserta dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk menghasilkan konten media sosial yang informatif, kreatif, dan berdampak positif bagi masyarakat. Selain memperoleh materi mengenai strategi pembuatan konten digital, peserta juga mendapatkan wawasan tentang penggunaan berbagai teknologi AI untuk mendukung proses kreatif secara efektif dan bertanggung jawab.

Keikutsertaan Sri Teddy Wiryawan menjadi bagian dari komitmen MA Sains Bina Insan Kamil Tuban dalam mengembangkan kompetensi santri di bidang literasi digital, komunikasi publik, dan teknologi informasi. Bekal tersebut diharapkan mampu mendukung santri dalam menghadapi tantangan era digital sekaligus menjadi agen penyebar informasi yang positif dan edukatif.

Kepala MA Sains Bina Insan Kamil Tuban, Dr. (C) Teguh Pambudi Agung, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada santri untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Pelatihan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi santri. Di era transformasi digital, kemampuan memanfaatkan Artificial Intelligence secara bijak dan produktif merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam mengembangkan media informasi madrasah serta menghasilkan konten-konten edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, MA Sains Bina Insan Kamil Tuban terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mengintegrasikan kecakapan digital dengan nilai-nilai keislaman. Sejalan dengan visi madrasah, santri tidak hanya dipersiapkan menjadi pribadi yang berprestasi secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, dan siap berkontribusi dalam ekosistem digital yang semakin berkembang. (t)