Santri MA Sains Bina Insan Kamil Tuban Persembahkan Karya Lukisan untuk Tokoh Inspiratif pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Tuban – Kreativitas dan bakat seni santri MA Sains Bina Insan Kamil Tuban kembali mendapat apresiasi dalam rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diselenggarakan pada Selasa, 28 Juli 2026, di Ruang Pertemuan Bina Insan Kamil Tuban. Pada kesempatan tersebut, tiga santri terbaik menyerahkan hasil karya lukisan potret kepada para tokoh inspiratif yang hadir sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih atas dedikasi mereka terhadap dunia pendidikan, anak, dan perfilman yang sarat nilai-nilai kemanusiaan.

Santri Ananda Hafizah Azaliaturrohmah menyerahkan karya lukisan kepada Kak Aulia Hany Mustikasari, S.E., M.M, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. Penyerahan tersebut menjadi simbol apresiasi kepada sosok yang terus memberikan perhatian terhadap isu perlindungan anak, pendidikan, serta pemberdayaan generasi muda.

Sementara itu, Rafif Firjatullah Ramadhan mempersembahkan karya lukisannya kepada Kak Ika Wulandari, Sutradara Film Planet of Love. Lukisan tersebut menjadi wujud penghargaan atas kiprah beliau dalam menghadirkan karya-karya perfilman yang mengangkat nilai kemanusiaan, pendidikan karakter, dan inspirasi bagi generasi muda Indonesia.

Tidak kalah membanggakan, Alvinza Eka Cahyarani A. menyerahkan lukisan kepada Kak Putri Rakhmadhani, Impact Producer Film Planet of Love. Penyerahan karya tersebut mencerminkan semangat santri untuk menghargai para pegiat industri kreatif yang mampu menghadirkan dampak positif melalui karya seni dan film yang edukatif.

Kegiatan penyerahan karya berlangsung dengan penuh kehangatan dan mendapat apresiasi dari seluruh tamu yang hadir. Lukisan-lukisan yang dibuat merupakan hasil kreativitas santri yang dikerjakan dengan penuh ketelitian, kesabaran, dan dedikasi. Melalui karya tersebut, para santri tidak hanya menunjukkan kemampuan di bidang seni rupa, tetapi juga belajar menyampaikan rasa hormat dan penghargaan melalui media karya.

Kepala MA Sains Bina Insan Kamil Tuban, Ustadz Teguh Pambudi Agung, M.Pd., menyampaikan bahwa madrasah berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi santri untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Setiap anak memiliki potensi yang unik. Tugas madrasah adalah memberikan ruang agar potensi tersebut tumbuh dan berkembang. Seni merupakan salah satu media untuk membangun kepekaan, kreativitas, serta karakter santri. Kami berharap karya-karya seperti ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus menjadi motivasi bagi santri untuk terus berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkap beliau.

Momentum ini sekaligus menunjukkan bahwa MA Sains Bina Insan Kamil Tuban tidak hanya fokus pada penguatan sains, teknologi, dan tahfidz Al-Qur’an, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap pengembangan kreativitas, literasi seni, serta pembentukan karakter peserta didik melalui berbagai kegiatan yang bermakna.

Melalui kegiatan ini, semangat “Science, Technology and Tahfidz” yang menjadi identitas MA Sains Bina Insan Kamil Tuban semakin nyata diwujudkan dengan mengintegrasikan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan artistik. Harapannya, para santri mampu tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlakul karimah, kreatif, serta siap memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan masyarakat. (t)